Hari Raya Nyepi Yang Berbeda Dari Bali

by | Mar 27, 2020 | Event, Lifestyle

Nyepi di Bali tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana nyepi yang biasanya penggunaan internet dibatasi, kini diberikan kelonggaran karena dampak dari adanya virus Corona.

Ya, virus Corona tak hanya membawa dampak untuk satu daerah namun seluruh dunia, terutama Bali yang dikenal sebagai pusat pariwisata nomor satu di dunia.

Beberapa bulan terakhir keadaan Bali kian sepi, beberapa wisatawan luar dan dalam negeri mulai berkurang karena adanya himbauan untuk isolasi diri. Petitenget, salah satu area yang dikenal ramai dan digemari para wisatawan pun, kini terlihat sepi.

Selain itu, Nyepi yang biasanya dirayakan dengan mengarak ogoh-ogoh atau Pengerupukan/Pangerupukan (upacara untuk membersihkan diri dan alam yang disimbolkan dengan pecaruan dalam bentuk ogoh-ogoh) sehari sebelum Nyepi serta Ngembak Geni (upacara yang dilakukan untuk memanjatkan doa agar diberikan kemudahan dan kebaikan sehingga menjadi manusia baru) upacara yang dilakukan setelah Nyepi tak lagi dilakukan demi kebaikkan bersama. Hal ini tertera dalam surat instruksi Gubernur Bali Nomor: 267/01-B/HK/2020 Tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1942 di Bali, dan surat himbauan Nomor 45/Satgascovid19/III/2020 yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Bali untuk tetap dirumah masing-masing sehari setelah Nyepi, pada tanggal 26 Maret 2020 sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Cr : @mariahills

Perayaan Tahun Baru Saka atau Nyepi itu sendiri adalah adat yang dilakukan oleh umat Hindu sebagai bentuk penyucian diri dan alam. Adapun beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat Nyepi adalah:

Amati Karya, artinya bahwa tidak boleh melakukan aktifitas jasmani, sebaliknya diwajibkan hanya melakukan kegiatan rohani seperti bersembahyang.

Amati Geni,  tidak boleh menyalakan api serta tidak mengobarkan hawa nafsu.

Amati Lelungaan, tidak boleh bepergian melainkan harus senantiasa melakukan mawas diri.

Amati Lelanguan, tidak boleh mengobarkan kesenangan melainkan melakukan pemusatan fikiran hanya terfokus kepada Sanghyang Widhi Wasa

Meski Nyepi tahun ini tak berjalan seperti biasanya dan beberapa banjar telah menyelesaikan pembuatan ogoh-ogohnya, namun masyarakat Bali tetap taat pada aturan dan merayakan Nyepi dengan penuh kesungguhan.

Cr : @mariahills

latest articles

Indonesia Lawan Covid-19

Indonesia Lawan Covid-19

Source : Google Apapun pengertian tentang Covid-19, yang jelas keadaan ini membawa kita dalam duka bersama di seluruh...

Share This